PENDAHULUAN

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk mempertinggi derajat kesehatan yang besar artinya bagi pembangunan dan pembinaan sumber daya manusia dan sebagai modal bagi pelaksanaan pembangunan naional yang pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia (UU Nomor 23 tahun 1992 Tentang Kesehatan).

Disisi lain kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun telah mengancam kelangsungan perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya sehingga perlu dilakukan Perlindungan (UU RI. No. 32 TAHUN 2009), tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan).

Sekarang ini, isu lingkungan yang berkembang baik lokal, maupun Global antara lain:

  1. Pemanasan Global (Global Warming) dengan dampak yang ditimbulkan yaitu Perubahan Iklim (Climate Change) dengan dampak yang dirasakan antara lain peningkatan suhu bumi, meningkatnya permukaan air laut, sampai pada terjadinya berbagai macam penyakit
  2. Kerusakan lingkungan diakibatkan oleh penebangan hutan (illegal loging), pertambangan illegal (Illegal Maning).
  3. Penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran oleh limbah cair, limbah padat, sludge) baik bersumber dari domestik maupun industri
  4. Menurunkan kualitas lingkungan baik kualitas air seperti air permukaan, air laut, maupun kualitas udara seperti udara ambien yang disebabkan oleh polusi dari emisi dari sumber bergerak, dan emisi dari sumber tidak bergerak.

Perubahan iklim memperparah penurunan kualitas lingkungan hidup karena itu perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum dan pengelolaan lingkungan hidup.

Bertitik tolak dari uraian di atas, semua itu dapat menunurunkan daya dukung lingkungan terhadap keselamatan dan kesejahteraan manusia makhluk hidup lainnya, oleh karena itu diperlukan tenaga yang profesional yang handal dalam bidang lingkungan baik Tenaga Profesi Kesehatan Masyarakat sebagai seorang ahli Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan yang disebut Sanitarian tingkat madya dengan gelar Ahli Madya Kesehatan Lingkungan (AMKL), maupun tenaga ahli Teknik Lingkungan tingkat Strata Satu (S1) dengan gelar Sarjana Teknik Lingkungan (Engineer) yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan lingkungan di atas. Untuk menunjang dan menjadi tenaga yang profesional, diperlukan tempat kuliah yang sesuai dengan kompetensi dimaksud.

SEKILAS TENTANG SEKOLAH TINGGI TEKNIK LINGKUNGAN MATARAM

Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram adalah salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan Pendidikan Formal dan memiliki 2 (dua) progran studi yaitu: Program Studi D3 Kesehatan Lingkungan (AKL) Status Terakreditas B oleh Departemen kesehatan Republik Indonesia, dan Program Studi S1 Teknik Lingkungan (TL) Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan nasional Republik Indonesia No. 138/D/O/2005.

VISI

Terwujudnya lulusan perserta didik yang handal dan mandiri serta mampu menetapkan dan mengembangkan kompetensinya sebagai seorang profesional yang dapat mengikuti perkembangan kemajuan IPTEK dengan tetap berkepribadian yang berdasarkan kepada tata nilai Bangsa Indonesia.

 

MISI

  1. Mengembangkan pendidikan mengikuti perkembangan kemajuan IPTEK
  2. Mengembangkan manajemen dan organisasi yang kreatif dan kondusif
  3. Mengembangkan sarana/prasarana dan peralatan akademik yang memadai
  4. mengembangkan keilmuan dan penelitian yang bermakna
  5. mengembangkan pengabdian pada masyarakat yang merata
  6. mengembangkan sistim informasi mengikuti perkembangan kemajuan IPTEK
  7. Mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) akademik yang profesional dan mantap.

 

PROFESI LULUSAN

Profesi Luluasan Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan yaitu:

  1. Profesi Kesehatan Masyarakat sebagai seorang ahli Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan yang disebut Sanitarian tingkat madya dengan gelar Ahli Madya Kesehatan Lingkungan (AMKL).
  2. Tenaga Ahli Teknik Lingkungan tingkat Strata Satu (S1) dengan gelar Sarjana Teknik Lingkungan (Engineer).

KOMPETENSI LULUSAN

Kompetensi Lulusan yang dimiliki lulusan Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan Nasional, yaitu insinyur (engineer) pada tingkat sarjana memiliki ketentuan kompetensi sebagai berikut:

  •  Kompetensi Utama

Mampu mengidentifikasi, memformulasi, dan merancang sistem penyediaan air dan pengendalian pencemaran limbah.

  • Kompetensi Pendukung

Mampu mengidentifikasi, memformulasi, dan  memecahkan masalah dalam sistem pengelolaan lingkungan serta mampu mengidentifikasi dan memformulasi penyelesaian masalah kesehatan dan keselamatan kerja.

 

SARANA/PRASARANA

  1. 1.    Kampus

Letak Kampus Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram yang strategis dan mudah dijangkau yaitu di Jl. Bungkarno No. 60 Mataram, tepat di depan Rumah Sakit Umum Kota Mataram yang dijangkau dari segala arah.

  1. 2.    Peralatan Penunjang
  • Bangunan tempat belajar yang aman, nyaman, jauh dari kebisingan dengan lantai keramik.
  • Penunjang perkuliahan menggunakan papan White Boeard dilengkapi dengan Laptop + LCD Projector.
  1. 3.    Peralatan Praktek

Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram dilengkapi dengan Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Kimia, Work Shop Lingkungan, Laboratorium Komputer, dan Perpustakaan.

 

TENAGA PENGAJAR

Tenaga Pengajar Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram terdiri dari Lulusan:

1. S2 Lingkungan           : 11 orang

2. S2 Kesehatan             : 10 orang

3. S1 Teknik Lingkungan : 10 orang

4. S1 Kesehatan             : 15 orang

LAHAN PRAKTEK

Praktek Mamasiswa Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram dilaksanakan di;

  1. Praktek Laboratorium dan Workshop di dalam kampus meliputi;
  • Pengambilan Sampel Kualitas Lingkungan (Air, Air Limbah, Udara, Debu dan Kebisingan)
  • Pengambilan Sampel Makanan
  • Pemeriksaan Sampel Kualitas Lingkungan (Parameter DO/Dissolved Oxigent, BOD/Biological Oxygent Demand, COD/Chemical Oxygent Demand, pH, Kekeruhan, Jartes, dan lain-lain
  • Pemeriksaan Sampel Makanan (ALT)
  • Penngambilan Sampel dengan Usap Dubur/ Rectal Swab.
  • Pengukuran Kebisingan (Sound Level Meter)
  • Pengukuran Debit Air
  • Pengukuran Kepadatan Lalat
  • Pengukuran Beda Tinggi (Theodolit)
  • Identifikasi Nyamuk
  • Tes perkolasi (Percolation Test)
  • Fumigasi (Fogging) untuk Nyamuk Demam Berdasarah (Aedes Aegypti, dll)
  • Penyemprotan (Sprycan) Untuk Nyamuk Malaria (Anopheles, dll)
  • Pengeboran (Drilling)
  • Angka Kekasaran Pipa
  • Pembuatan Kompob (Komposting)
  • Plumbing (Sney, Sambungan Pipa, dll)

2.    Praktek Luar Kampus

  • Dinas Kebersihan/TPA: Pengukuran Jumlah Timbulan Sampah, Pemantauan Sistem Pembuangan Sampah, Pemantauan Teknik Pengolahan Lindi/Lecheate, dan Pegukuran Kepadatan Lalat.
  •  PDAM; (Pemantauan Sistem Perpipaan, Pemantauan Bangunan Penangkap Air (Brown Captering), Pengukuran Debit, Pemantauan Teknik Kaporisasi.
  • Kantor Kesehatan Pelabuhan/KKP; Pemantauan Sistem Kesehatan Pelabuhan, Praktek Teknik Fumigasi Kapal.
  • Balai Laboratorium Kesehatan; Praktek Teknik Pemeriksaan Parameter Kualitas Air.
  • Universitas Mataram; Penentuan Angka Kekasaran Pipa dalam Sistem Perpipaan.
  • Rumah Sakit; Pemantauan Teknik Pengolahan Limbah Padat (Sampah), Limbah Cair, Limbah Infeksius (Hazardous Wastes).
  • Puskesmas; Praktek Inspeksi Sanitasi/Sanitarian.
  • Badan Lingkungan Hidup; Pemeriksaan Sampel Kualitas Lingkungan
  • Dinas Tenaga Kerja; Praktek Pengukuran Iklim Kerja (Suhu, Kelembaban, Pencahayaan, Kebisingan), dan Pemeriksaan Komponen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

PELUANG KERJA

Lulusan  Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL)  Mataram berpeluang bekerja di:

  1. 1.    Instansi Pemerintah
  • Instansi Kesehatan seperti; Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Balai Pengobatan, Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Laboratorium Kesehatan, dan lain-lain.
  • Instansi Non Kesehatan seperti; Kantor Pemprov/ Kab/Kota;: BAPPEDA, Dinas Kebersihan,, Badan/Bagian/Kantor Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, PDAM, Dinas Tenaga Kerja (K3) dan lain-lain.
  1. Swasta seperti; Badan Usaha (BUMN/BUMD), Hotel.
  2. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan baik Lokal, Nasional dan Internasional.
  3. Proyek Pemerintah dan Swasta
  4. Perusahaan (menangani pengolahan limbah padat/sampah dan limbah cair) dan lain-lain
  5. Usaha Mandiri yaitu :
  • Jasa Konsultan bidang Lingkungan/ seperti; AMDAL/UKL/UPL, Pemantauan Kualitas Lingkungan, Penyelesaian Sengketa Masalah Lingkungan, Fumigasi/Fogging, Pemeriksaan Parameter Kualitas Lingkungan, Alternatif Pengolahan limbah dan lain-lain.
  • Produk –Produk Lingkungan; Kompos, Biogas, Air Isi Ulang, Air Mineral dalam Kemasan, dan lain-lain

BIAYA PENDIDIKAN

Biaya pendidikan dapat diusahakan secara maupun dengan perolehan beasiswa dari berbagai sumber.

1. Sumber Biaya mandiri (self-financing) yaitu:

  • SPP/Bulan            : Rp. 200.000’-
  • Sumbangan Pembangunan: Rp. 2.250.000’-

Ket: Belum termasuk biaya ujian semester/praktek.

2. Sumber beasiswa dapat diperoleh dari:

  • BP (Beasiswa Pendidikan) dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan Isntansi Lainnya.
  • Beasiswa masing-masing dari Pemerintah Daerah masing-masing yang bersangkutan.

 

Pendaftaran/Pendaftaran On-Line

Pendaftaran dapat disampaikan sendiri atau kolektif melalui Guru/Kepala Sekolah masing-masing dengan membayar Uang Pendaftaran Rp. 150.000,-, atau dapat menghubungi alamat : Jl. Bungkarno No. 60 Mataram Telp. (0370) 626874; atau melalui :

1. BLOG : puspaidiputra.wordpress.com

2. Via e-mail : putrapuspaidi@yahoo.com

3. Via Telepon : 0817367583

4. Via Facebook : https://www.facebook.com/puspaidi.putra

5. Pendaftaran On-Line (silahkan klik disini)

Seleksi

Seleksi penerimaan Calon Mahasiswa Baru:

  1. Khusus Program Studi D3 Kesehatan Lingkungan mengikuti Ujian Tulis, dan Uji Tes Kesehatan
  2. Program Studi S1 Teknik Lingkungan Hanya mengikuti Uji Tulis.

 SERAPAN LULUSAN

Serapan Lulusan Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Mataram sebanyak :

1. Program Studi D3 Kesehatan Lingkungan          :

  • Jumlah Lulusan                 : 683 orang
  • Telah Bekerja (PNS)/ Swasta: 546 orang (80%)
  • Lain-lain                           : 137 orang (20%)

2. Program Studi S2 Teknik Lingkungan:

  • Jumlah lulusan                  : 27 orang
  • Telah Bekerja (PNS)/Swasta  : 19 orang (70%)
  • Lain-lain                           : 8 orang (30%)
Iklan

About puspaidiputra

HANYA INGIN BERBAGI

2 responses »

  1. Nyoman CNd mengatakan:

    Waooooww,,, ni lembaga, buka sendiri ya bos??? Mantabzz… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s